Bapak...
Aku tahu bapak sudah berjuang melawan penyakit yang
diderita, namun apa daya takdir tak bisa ditunda.
Aku tahu bapak masih ingin bersama ibu dan aku, makan
bersama, buka puasa bersama, sholat berjama’ah, namun apa daya takdir yang
memisahkan kita.
Aku tahu masih banyak urusan di dunia yang harus
diselesaikan, namun Allah menghendaki untuk beristirahat selamanya.
Aku tahu bapak juga ingin memberi selamat disaat wisudah
kelak, namun angkau hanya bisa melihat di alam sana.
Aku tahu bapak juga ingin menggendong cucu2nya kelak,
namun engkau hanya bisa mendo’akan kami di alam sana.
Tak sempat lagi aku mengucapkan maaf dan belum sempat
membuat beliau bahagia.
Dan kini hanya tinggal benda-benda pemberian bapak
sebagai rasa sayangnya kepadaku, yang beliau dapatkan dari perjuangan mencari
nafkah.
Dan kini aku dan ibu tidak bisa bersama bapak lagi, sedih
rasanya...
Semoga bapak tenang di alam sana, kami selalu mendo’akan
semoga diampuni semua dosa-dosanya ... amin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar